Isnin, 24 September 2012

156 - Surat buat Lina

Lina,

Cukuplah warkah-warkah yang kau kirimkan pada aku setiap masa... setiap hari... sejak bertahun yang lalu. Aku sudah bahagia dengan apa yang tersedia. Usah kau ganggu lagi aku dengan pujuk rayumu wahai Lina kerna tiada lagi mahuku pada yang dihulur olehmu.

Jauh di sudut hati, aku tetap berterima kasih atas segala yang pernah kau curahkan di saat susahku dulu. Tapi, itu dulu.

Dengan ini, biar kubuang utusan-utusan yang pernah kau layangkan jauh dari pandangan biar jadi kenangan. Terima kasih sekali lagi, Lina....


Tiada ulasan: